Kota Bogor

Cut and Fill Jalur Pengalihan Danasasmita Ditargetkan Selesai Dua Pekan

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mempercepat penyiapan jalur pengalihan sebagai alternatif Jalan Saleh Danasasmita melalui pekerjaan pematangan lahan atau cut and fill. Sekretaris Daerah Kota Bogor, Denny Mulyadi, mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat kesiapan infrastruktur sambil menunggu pembangunan fisik oleh pemerintah provinsi.

“Alhamdulillah hari ini Pemerintah Kota Bogor sedang melaksanakan cut and fill terkait jalan rencana pengalihan dari Danasasmita. Proses pembebasan lahan sudah dilakukan oleh Pemkot Bogor, sementara pembangunan fisik masih dalam tahap proses lelang oleh provinsi,” ujar Denny.

Ia menjelaskan, percepatan dilakukan dengan melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Dinas Perumahan dan Permukiman melakukan pemangkasan pohon, sementara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) menangani pematangan lahan. Kegiatan juga didukung oleh Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta aparat wilayah setempat.

“Dalam rangka percepatan, seluruh OPD terkait kami libatkan untuk mempersiapkan rencana pembangunan jalur pengalihan ini,” katanya. Dalam proses penataan lokasi, terdapat lima pohon yang ditangani. Namun, pohon-pohon tersebut tidak ditebang permanen. Pemkot berupaya mempertahankan keberadaannya dengan metode pemindahan.

“Ada lima pohon yang dipangkas. Nanti kita usahakan masih bisa hidup, di-balling dan dipindahkan ke ruang terbuka hijau, jadi tidak dimatikan,” jelasnya. Untuk mempercepat pekerjaan, sejumlah alat berat telah dikerahkan oleh PUPR. Pemkot menargetkan proses cut and fill dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat.

“Mudah-mudahan sesuai jadwal, pekerjaan ini bisa selesai dalam waktu sekitar dua minggu,” ucap Denny. Selain pekerjaan pematangan lahan, Pemkot Bogor juga melakukan koordinasi dengan berbagai pemilik jaringan utilitas di lokasi. Penataan dilakukan agar tidak menghambat proses pembangunan ke depan.

“Tadi saya sudah komunikasikan dengan Telkom, Apjatel, PDAM, dan PLN terkait penanganan utilitas yang ada di lokasi,” katanya. Sementara itu, terkait kemungkinan penggunaan kembali Jalan Saleh Danasasmita, Pemkot Bogor masih menunggu hasil kajian dari Balai Teknik Perkeretaapian.

“Kita masih menunggu kajian dari Balai Perkeretaapian. Sampai saat ini kajiannya belum keluar,” ujar Denny. Ia berharap percepatan penyiapan jalur pengalihan ini dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat serta mendukung kelancaran mobilitas di kawasan tersebut.

Recent Posts

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Bogor — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya perubahan pendekatan pengawasan internal di Kementerian Ketenagakerjaan agar…

6 jam ago

Ketua DPRD Kota Bogor Ikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah di Akmil Magelang

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil mengikuti kegiatan Retreat Kursus Pemantapan Pimpinan…

13 jam ago

Kelurahan Katulampa Dorong Pengembangan Wahana Ngalun di Bendung Katulampa

BOGOR – Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, terus menggali potensi wisata yang dimiliki wilayahnya sebagai…

13 jam ago

Kinerja Pemkot Bogor Tunjukkan Tren Positif

BOGOR – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025…

1 hari ago

Angka Putus Sekolah di Cimahpar Alami Kenaikan, Lurah Ungkap Penyebabnya

BOGOR – Angka putus sekolah di Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, menunjukkan tren peningkatan dalam…

1 hari ago

Soal Gadai SK Satpol PP Kota Bogor, Mohan Usulkan Pemeriksaan Khusus ke BPK Provinsi

BOGOR – Kasus penggadaian Surat Keputusan (SK) yang melibatkan sejumlah anggota Satuan Polisi Pamong Praja…

1 hari ago

This website uses cookies.