Kota Bogor

Camat Bogor Timur Minta Batas Wilayah Ditata Ulang

BOGOR – Camat Bogor Timur, Wawan Sanwani mengusulkan adanya penataan kembali batas wilayah Kecamatan Bogor Timur dan Selatan, hal ini dikarenakan saat ini batas kedua wilayah mengacu pada batas alam.

Sehingga, lanjut Wawan, itu membingungkan sebab, jalan Raya Tajur tidak menjadi pembatas kedua wilayah tersebut.

Ia berharap kedepannya batas wilayah kedua kecamatan ini adalah jalan Raya Tajur sehingga mudah menentukan batas teritori dalam kepentingan administrasi ataupun peristiwa.

“Kami berharap, untuk kembali melakukan penataan batas wilayah khusunya wilayah Bogor Timur dengan Bogor Selatan. Karena saat ini melihat batas buatan yang baik itu jalan Raya Tajur yang menjadi batas wilayah. Kita tahu bahwa batas saat ini digunakan batas alam, sehingga sebelah kiri jalan Tajur dari arah Kota Bogor banyak masuk ke wilayah Selatan,” ungkap Wawan Sanwani baru-baru ini.

Dengan begitu, masyarakat akan mudah mengingat batas wilayah. “Nanti masyarakat juga mudah, sebelah kiri jalan Raya Tajur dari arah Kota Bogor wilayah Bogor Timur dan sebelah kanan Bogor Selatan,” jelasnya.

“Bahkan wilayah Sindang Rasa tidak punya muka, karena berada di belakang. Karena jalan raya nya masih masuk wilayah Bogor Selatan. Batas wilayah selokan atau mengacu batas alam,” tambahnya.

“Dulu pernah ada rencana penentuan batas wilayah oleh Bagian Pemerintahan, tapi tidak terlaksana. Kami ingin update batas wilayah yang krusial ini, didata juga wilayah lain yang memang membutuhkan,” jelasnya.

“Untuk pengecekan keramaian seperti mall Ramayana Tajur, bagian depan masuk Bogor Timur tetapi bagian belakang masuk Bogor Selatan. Jadi kewenangan tidak jelas ini, setengah-setengah. Wilayah Unitex juga serupa dengan Ramayana, ada Pedagang Kaki Lima (PKL) didepan Unitex minta ditertibkan ke wilayah Bogor Timur, saat dicek ternyata wilayah Bogor Selatan,” beber dia.

Jadi, kata Wawan, masyarakat masih bingung menentukan pengaduan pelaporan jika batas wilayahnya belum jelas.

“Masyarakat masih bingung, terkadang salah laporan pegaduan juga kan. Karena itu, meski kelurahan Sindangsari kantornya berada di sebelah kanan jalan, bukan hambatan yang penting batas wilayahnya jelas. Kantor kan bisa numpang domisi di wilayah lain,” pungkasnya.

 

 

Share

Recent Posts

Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…

12 menit ago

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…

1 jam ago

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

7 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

7 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

1 hari ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

This website uses cookies.