Kota Bogor

Bima Arya Masuk Daftar ODP Corona

Barayanews.co.id – Sepulangnya dari kunjungan luar negeri, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto masuk daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) virus Corona.

Itu merupakan langkah tersebut diambil Dinas Kesehatan Kota Bogor sebagai antisipasi terkait merebaknya virus Corona atau COVID-19.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno menjelaskan, warga yang memiliki riwayat bepergian dari luar negeri yang terpapar virus Corona, berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Termasuk, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang diketahui sejak 9 Maret 2020 berada di Azerbaijan dan Turki.

Seperti diberitakan, Azerbaijan masuk dalam urutan ke-42 yang menginformasi terwabah virus Corona. Bima baru kembali ke Bogor 16 Maret 2020.

“Ini berlaku bagi semua warga yang baru pulang dari negara-negara yang terindikasi virus Corona, semua dipantau oleh kita,” kata Sri.

Terhadap ODP, disarankan untuk tidak keluar rumah sampai masa inkubasi virus selesai selama 14 hari. Apabila dalam masa inkubasi itu ada keluhan harus kembali ke rumah sakit untuk berobat.

“Kalau negara itu masuk virus Corona, ya ODP. Itu kan kewaspadaan, coba kalau tidak dipantau tiba-tiba ada di sekitar kita,” tuturnya.

Setelah pulang dari Turki, kata dia, Walikota harus menjalani inkubasi selama 14 hari sesuai dengan Standar Operasional yang berlaku.

Meski demikian, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini tentunya memiliki kewaspadaan cukup tinggi dalam pencegahan virus yang bermula mewabah di China itu.

“Iya dari hasil pendataan di Kota Bogor terdapat 20 ODP, 17 orang dinyatakan negatif dan 3 orang masih dalam pengawasan. Yang kita pantau kebanyakan sehat. Dan sekarang mereka dinyatakan sehat, sudah clear,” paparnya.

Sementara itu, Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto saat dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku, semua warga Kota Bogor yang baru pulang dari luar negeri, khususnya dari negara yang dinyatakan terjangkit Virus Corona harus menjalani pemantauan. Bahkan, dia menyatakan siap dipantau setelah pulang dari luar negeri. “Pasti, semua tanpa terkecuali,” kata Bima.

Dia mengungkapkan selama kunjungan ke luar negeri, selalu menjaga kondisi kesehatan tubuhnya agar tetap fit dan selalu menjaga pola makan sehat. “Dan yang paling penting hindari berinteraksi dengan orang lain,” tuturnya.

Share

Recent Posts

Cibadak Bogor Punya ‘Kampung Berisik’, Sentra Wajan hingga Kerupuk Kulit

BOGOR — Potensi ekonomi lokal hingga persoalan lingkungan dan stunting menjadi fokus pembangunan Kelurahan Cibadak,…

8 jam ago

Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu

BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai menyiapkan rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor…

4 hari ago

Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL

BOGOR — Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Perumda Pasar Pakuan…

4 hari ago

Terminal Baranangsiang Tak Kunjung Dibangun, Pemkot Bogor Siap Kelola Jika Dikembalikan

BOGOR – Nasib pengembangan Terminal Baranangsiang kembali menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor. Setelah hampir…

7 jam ago

Tampung 450 Pedagang, Pasar Merdeka Siap Beroperasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, meninjau progres pembangunan Pasar Merdeka yang mengusung…

7 jam ago

Pemkot Bogor Kuatkan Sinergi Tekan Angka Putus Sekolah

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Pendidikan mengumpulkan para penggiat pendidikan di Kota…

7 jam ago

This website uses cookies.