BOGOR – Musyawarah Cabang (Muscab) V Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Bogor resmi menetapkan Bernard Dwiputra Chandra sebagai Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kabupaten Bogor periode 2026-2029. Bernard terpilih secara aklamasi berdasarkan kesepakatan seluruh pengurus dan anggota HIPMI Kabupaten Bogor dalam Muscab yang digelar di Hotel Lorin Sentul, Kecamatan Babakan Madang, Sabtu (18/7/2026).
Usai dipercaya memimpin organisasi pengusaha muda tersebut, Bernard menegaskan langkah pertama yang akan dilakukan adalah menyusun struktur kepengurusan baru sebagai persiapan menuju pelantikan.
“Agenda terdekat saya pasca terpilih adalah, menyusun struktur kepengurusan BPC HIPMI Kabupaten Bogor periode 2026-2029, sebelum melangkah ke tahap pelantikan,” kata pria yang akrab disapa Kang Bernard ini.
Setelah kepengurusan terbentuk, Bernard menargetkan penguatan kolaborasi dengan berbagai organisasi kepemudaan di Kabupaten Bogor. Salah satu yang menjadi prioritas adalah membangun sinergi dengan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bogor.
“Saya berharap HIPMI Kabupaten Bogor bersama Ketua KNPI Kabupaten Bogor, yang dalam hal ini diketuai oleh Kang Wahyudi Chaniago dapat membangun kolaborasi yang kuat dengan menyatukan visi dan misi dalam memajukan organisasi kepemudaan di Kabupaten Bogor,” kata Kang Bernard.
Menurut Bernard, HIPMI dan KNPI memiliki peran strategis yang harus berjalan beriringan untuk memperkuat kontribusi generasi muda terhadap pembangunan daerah.
“Dengan tagline yang saya usung, saya memastikan HIPMI Kabupaten Bogor ke depan akan terus bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh organisasi kepemudaan maupun organisasi lainnya,” kata Bernard.
Tak hanya membangun sinergi antarlembaga, Bernard juga menyiapkan agenda audiensi dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya setelah pelantikan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat posisi pengusaha muda dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor, sekaligus merealisasikan berbagai program prioritas yang diusulkan anggota HIPMI.
“Fokus utama kami adalah memperkuat peran pengusaha muda di Kabupaten Bogor. Salah satu program prioritas yang banyak diusulkan oleh para anggota dan pendukung adalah membuka akses terhadap fasilitas permodalan bagi para pengusaha muda di Kabupaten Bogor,” ujar Bernard.
Sebagai tindak lanjut, BPC HIPMI Kabupaten Bogor akan menjalin komunikasi dengan sektor perbankan guna membuka akses pembiayaan bagi pengurus maupun anggota HIPMI agar dapat mengembangkan usahanya secara lebih optimal.
Sementara itu, Ketua Umum KNPI Kabupaten Bogor, Wahyudi Chaniago, menyambut positif komitmen kolaborasi yang disampaikan HIPMI dalam Muscab V tersebut.
Menurutnya, sinergi antara kedua organisasi akan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah karena masing-masing memiliki keunggulan yang saling melengkapi.
“Setiap lembaga memiliki peran yang saling melengkapi. Seperti KNPI memiliki jaringan organisasi kepemudaan hingga tingkat kecamatan. Sementara HIPMI memiliki pengalaman membangun dunia usaha beserta jaringan pengusaha yang luas. Jadi saya fikir kolaborasi ini sangat penting untuk kemajuan Kabupaten Bogor,” kata Wahyu.
Wahyudi berharap semangat kolaborasi tersebut dapat segera diwujudkan melalui berbagai program bersama yang mampu mendorong lahirnya lebih banyak pengusaha muda sekaligus memperkuat ekosistem kewirausahaan di Kabupaten Bogor.
BOGOR – Tak sekadar seremoni, peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2026 di Kota Bogor diwujudkan…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia…
BOGOR - Anggota DPRD Kota Bogor, Dedi Mulyono, mendesak Dinas Sosial segera mempercepat groundchecking atau…
BOGOR - Hari kedua kunjungan para siswa mancanegara Sekolah Staf dan Komando (Sesko) TNI di…
BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya, mengajak masyarakat untuk mengubah kebiasaan berbelanja dengan…
BOGOR - Di momentum hari pertama masuk sekolah, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memanfaatkan…
This website uses cookies.