BOGOR – Pimpinan KSU Karya Mandiri cabang Tanah Sareal, Banu Bagaskara menyebut koperasi yang dinakhodainya bergerak membantu masyarakat dan pengurus RT/RW di wilayah dalam pemberantasan bank keliling yang merajalela dengan edukasi gerakan budaya menabung.
Hal itu ia sampaikan dalam forum di kelurahan Tanah Sareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor dalam agenda klarifikasi oleh pengurus RT yang menyebut KSU Karya Mandiri adalah koperasi rentenir atau bank keliling yang menyulut para petingginya beberapa waktu lalu lewat pesan singkat whatsapp grup.
Tokoh muda ini juga menyampaikan KSU Karya Mandiri juga selalu bekerjasama dengan rt/rw dalam mendorong program pemerintah seperti ajuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), mutasi status BPJS mandiri ke PBI, dan penebusan ijazah yang tertunggak serta membantu perekaman keperluan administrasi di Disdukcapil. “Hal itu bertujuan untuk membantu masyarakat khususnya anggota koperasi dalam bentuk program kerjasama bersama dinas terkait,” tuturnya.
Menurut Banu, KSU Karya Mandiri berusaha menggeser budaya meminjam di masyarakat agar menjadi budaya gemar menabung. “Justru kami memperkuat fondasi gerakan ekonomi kerakyatan agar terhindar dari jeratan pinjaman dengan bunga yang mencekik sehingga menimbulkan permasalahan di wilayah,” ujarnya.
Seperti diketahui, KSU Karya Mandiri telah berusia 27 tahun, dan anggotanya telah mencapai 22 ribu orang yang tersebar di Kota dan Kabupaten Bogor dan didominasi oleh kaum perempuan.
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV)…
BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar acara halal bihalal bersama jajaran direksi…
BOGOR — Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, menanggapi kritik Ketua KPP…
BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gelanggang Olahraga Masyarakat…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan…
BOGOR - Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma…
This website uses cookies.