BOGOR – Direksi Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor bergerak cepat menangani gangguan pasokan air bersih di wilayah Cimanggu Permai, dengan menginstruksikan jajaran teknik mengatur sistem pengaliran di wilayah tersebut.
Perbaikan pelayanan ini merupakan respons atas penyampaian aspirasi warga RW 7 Kedung jaya dan RW 6 Kedung badak pada giat Temu Pelanggan direksi dan pelanggan di aula RW 7 Kedung jaya beberapa waktu lalu.
Direksi dan Tim teknis Tirta Pakuan menelusuri jalur pipa di wilayah tersebut, mencari penyebab gangguan dan menentukan solusi penanganan secara tepat & terukur.
“Alhamdulillah, gangguan pengaliran di wilayah Cimanggu Permai mulai teratasi. Beberapa pelanggan mengatakan pasokan air sudah 24 jam. Meski demikian masih ada beberapa titik yang masih terganggu, terutama pada pagi dan sore hari, karena pemakaian tinggi/bersamaan,” dari keterangan Tirta Pakuan.
Tirta Pakuan akan terus berikhtiar memperbaiki pasokan air bersih di wilayah Cimanggu Permai dan daerah-daerah lain di Kota Bogor, agar seluruh pelanggan bisa terlayani air bersih selama 24 jam secara kualitas, kuantitas dan kontinuitas.
“Kami mengimbau pelanggan untuk tetap menampung air saat masih mengalir untuk mengantisipasi gangguan pasokan, baik ketika ada perbaikan jaringan maupun pemakaian tinggi pada pagi dan sore hari,” pungkasnya.
Jika terjadi gangguan atau pemesanan air melalui tangki, silakan hubungi Call Center di nomor 0251-8324111, chat WA 0811-118-2123, atau melalui aplikasi SIMOTIP.
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV)…
BOGOR - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Bogor menggelar acara halal bihalal bersama jajaran direksi…
BOGOR — Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso, menanggapi kritik Ketua KPP…
BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Gelanggang Olahraga Masyarakat…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyambut arahan pemerintah pusat terkait percepatan pembangunan fasilitas Pengolahan…
BOGOR - Tumpukan sampah dari para pedagang kaki lima (PKL) yang membusuk dan menimbulkan aroma…
This website uses cookies.