Barayanews.co.id – Reses dengan nuansa berbeda digelar anggota DPRD Kota Bogor, dari PDI Perjuangan, Atty Somadikarya
Ia menggelar resesnya ditengah ratusan PKL Pasar Pedati, Jumat (6/3/2020) pagi. Selain dikerumunan pedagang, Reses ini juga dipenuhi kalangan Ibu-ibu yang lebih dikenal dengan Baraya Ceu Atty (BCA).
Politisi yang akrab disapa Ceu Atty ini menggelar jaring pendapat di tempat terbuka di lokasi yang sebelumnya meresahkan pedagang Pasar Pedati dan Pasar Lawang Saketeng beberapa hari terakhir dengan rencana relokasi.
Sebelum berdialog, Atty menyampaikan sambutannya dengan memberikan semangat dan dukungan kepada para pedagang pasar tersebut.
Reses unik ini juga dihadiri Camat Bogor Tengah Agustiansyah dan sejumlah pengurus PAC Bogor Timur dan Bogor Tengah PDI perjuangan Kota Bogor.
“Sebagaimana keinginan pada pedagang, PKL hanya minta penundaan relokasi. Tidak lebih. Para PKL selama ini kan tidak minta makan pada pemda, tidak meminta yang belihan, cuma minta penundaan. Kami PDI Perjuangan akan terus mengawal apa yang jadi aspirasi PKL,” kata Atty disambut meriah ratusan PKL yang memenuhi Jalan Pedati.
Reses yang bisa dikatakan antimainstream itu juga diisi dengan pemberian doorprize melalui dengan hadiah sejumlah barang elektronik.
“Setelah ini, para pedagang juga kader silahkan belanja sepuasnya. Saya mendapat anggaran reses, dan itu akan saya pergunakan untuk PKL dan kader belanja sepuasnya di pasar tradisional,” kata Atty.
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim meninjau lokasi longsor di Kampung Jero Kuta…
BOGOR – Acara Puncak Bogor Jazz Hujan menjadi perayaan musik jazz berkonsep intimate experience yang…
BOGOR – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bogor Kota menetapkan seorang perempuan berinisial ER sebagai…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…
BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…
BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…
This website uses cookies.