BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Sri Kusnaeni mengatakan dengan minimnya anggaran Sarana dan Prasarana (Sarpras) Kelurahan diharapkan bisa dioptimalkan dengan baik di wilayah.
Hal itu dikatakannya usai menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Kelurahan Rancamaya, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Kamis (09/12/2021).
Ia menjelaskan anggaran sarpras kelurahan itu telah diusulkan senilai Rp.175 juta perkelurahan. Namun, pada realisasinya Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memberikan kuota berbeda ke masing-masing kelurahan. “Sarpras kelurahan itu merupakan amanah undang-undang, dari angka Rp175 juta realisasinya di kelurahan Rancamaya ini kurang lebih Rp 40juta jadi sebetulnya masih jauh dari yang selama ini kita perjuangkan,” tutur Sri.
Lebih lanjut pihaknya akan bersama Komisi II DPRD Kota Bogor akan menekan untuk dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) agar menambah pemasukan yang cukup besar.
“Nanti lewat Komisi II akan segeran ditekan untuk dapat meningkatkan PADnya. Ya dengan harapan pelan tapi pasti,” tuturnya.
BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…
BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…
BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…
This website uses cookies.