Kota Bogor

3.096 Warga Perantau di Kota Bogor Terima Bantuan

Barayanews.co.id – Sedikitnya 3.096 warga perantau di Kota Bogor masuk dalam penerima bantuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor.

Kabag Hukum dan HAM Kota Bogor Alma Wiranta mengatakan, database penerima bantuan, sudah diatur dan tertera dalam Keputusan Walikota Bogor Nomor 027.45-312. Sebagai landasan dan payung hukum pendistribusian bantuan kepada masyarakat. Data tersebut, tentunya dibuat berdasarkan hasil verifikasi di tiap kecamatan.

Berdasarkan regulasi tersebut, jumlah penerima JPS di Kota Bogor mencapai 23 ribu keluarga. Dengan rincian 19.904 keluarga asli Kota Bogor, dan 3.096 keluarga lainnya merupakan kalangan keluarga perantau yang ada di Kota Hujan.

“Ada dua kategori kelompok yang dapat bantuan. Asli warga Kota Bogor, dan perantau yang ada di Kota Bogor,” ujarnya.

Bantuan tersebut, diberikan Pemkot Bogor secara langsung kepada masyarakat tanpa perantara, melalui PT Pos Indonesia, berdasarkan alamat yang ada dalam database.

“Jadi aturan itu sebagai payung hukum bagi penerima bantuan, yang masuk dalam keluarga terdampak Covid-19, berupa Non Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (Non DTKS) Tahun 2020. Data ini dibuat berdasarkan hasil verifikasi di tiap kecamatan dan dinas terkait, yang mengelola data keluarga miskin akibat covid-19,” katanya.

Jika dirinci berdasarkan Kecamatan, dari enam kecamatan yang ada di Kota Bogor, Tanahsareal merupakan kecamatan penerima bantuan terbanyak dengan jumlah penerima 4.180 keluarga. Kecamatan Bogor Tengah di posisi kedua, dengan 4.019 penerima. Sementara di posisi tiga Kecamatan Bogor Barat dengan 3.906 penerima.

“Kalau Kecamatan Bogor Selatan, ada 3.165 keluarga penerima bantuan. Kecamatan Bogor Timur 2.360 penerima, dan Kecamatan Bogor Utara 2.274 penerima. Data ini merupakan hasil verifikasi dan validasi, keluarga miskin yang terdampak covid-19 di Kota Bogor, berdasarkan laporan dari pihak kelurahan, kecamatan dan dinas terkait,” bebernya.

Semntara itu, Wakil Walikota Bogor Dedie A Rachim mengatakan, pendistribusian bantuan sudah dilakukan Pemkot Bogor sejak Senin (27/4/2020).

Bantuan tersebut, diberikan Pemkot Bogor secara langsung kepada masyarakat tanpa perantara, melalui PT Pos Indonesia, berdasarkan alamat yang ada dalam database.

Dedie menambahkan, bantuan tersebut akan diberikan Pemkot Bogor kepada masyarakat selama empat bulan ke depan. Dengan besaran bantuan senilai Rp500 ribu untuk setiap keluarga yang terdaftar

Share

Recent Posts

Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…

21 menit ago

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…

1 jam ago

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

7 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

7 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

1 hari ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

This website uses cookies.