Kota Bogor

120 Anggota DWP Kota Bogor Ikuti Pelatihan Kreativitas Kain Perca

BOGOR – Sebanyak 120 anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Bogor mengikuti pelatihan pengembangan diri “Kreativitas dari Kain Perca” yang dirangkaikan dengan pertemuan rutin DWP Kota Bogor di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Selasa (9/6/2026).

Pelatihan tersebut secara resmi dibuka Asisten Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bogor, Iceu Pujiati, yang hadir mewakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi.

Iceu Pujiati mengatakan bahwa pelatihan tersebut menjadi langkah positif untuk meningkatkan keterampilan, mengembangkan kreativitas, serta membuka wawasan peserta dalam menciptakan karya yang bermanfaat dan bernilai guna.

“Pengembangan diri penting untuk meningkatkan kemampuan, keterampilan, dan kepercayaan diri. Di tengah dinamika ekonomi dan sosial, kreativitas menjadi modal utama yang perlu terus diasah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan kain perca dalam kegiatan ini sangat menarik dan relevan, karena bahan yang sering dianggap limbah dapat diolah menjadi produk unggulan bernilai ekonomi melalui ide-ide kreatif.

Produk tersebut tidak hanya mampu membantu perekonomian keluarga dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mengurangi sampah serta menjaga kelestarian lingkungan. Lebih dari itu, keterampilan tersebut dapat menjadi peluang usaha rumahan dan sumber pendapatan tambahan bagi keluarga.

Iceu berharap hasil pelatihan ini dapat terus dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai jual dan daya saing.

Melalui kreativitas, ketekunan, dan semangat kewirausahaan, lanjut Iceu, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk memperkuat kapasitas, kemandirian, dan kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah.

Di lokasi yang sama, Penasihat DWP Kota Bogor, Yantie Rachim, mengapresiasi konsistensi DWP Kota Bogor dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan positif untuk meningkatkan kapasitas, keterampilan, dan pemberdayaan anggotanya.

Menurutnya, pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata upaya pemberdayaan perempuan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi keluarga.

“Jadi, para ibu jangan hanya sekadar belajar, tetapi juga berusaha memproduksi hasil karya sehingga bisa menggerakkan ekonomi keluarga maupun masyarakat,” kata Yantie Rachim.

Recent Posts

Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor

​BOGOR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor menerima kunjungan edukatif dari puluhan siswa…

3 jam ago

Jenal Mutaqin Sampaikan Keseriusan Pemkot Tangani Pendidikan

BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam…

3 jam ago

Pemkot Bogor Raih Predikat WTP ke-10 Kali

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor kembali meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan…

3 jam ago

Pelat Kedaluwarsa Sejak 2021, Mobil Operasional Disperumkim Tuai Sorotan

BOGOR – Sebuah kendaraan operasional berpelat merah yang diduga milik Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim)…

2 hari ago

Kirab 140 Pusaka Kujang Warnai Perayaan HJB Ke-544 Kota Bogor

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melepas Kirab Pusaka Kujang dalam rangkaian kegiatan…

3 hari ago

Lantik PKPRI Kota Bogor, Dedie Rachim: Laksanakan Tugas Sebaik-baiknya

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melantik pengurus dan pengawas Pusat Koperasi Pegawai…

3 hari ago

This website uses cookies.