Barayanews.co.id – Direktur Utama (Dirut) RSUD Kota Bogor, Ilham Chaidir mengatakan ada 7 tambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di wilayah Kota Bogor.
Seperti dikabarkan sebelumnya, tercatat ada 20 warga ODP.
Ketujuh warga tersebut telah diperiksa kesehatannya dan dinyatakan negatif dari hasil tes darah dan foto roentgen.
”Pagi hari Minggu (15/3/2020) ada 5 orang dengan gejala batuk dan pilek sehabis dari Luar Negeri (LN). Kita masukkan dekontaminasi kemudian diperiksa. Hasilnya foto (rontgen) dan darah negatif, maka pasien menjadi ODP,” bebernya.
Sedangkan dua ODP lainnya menyusul pada sore hari. Mereka mendapatkan hasil pemeriksaan yang sama dan diperbolehkan pulang.
Kendati demikian, warga yang dinyatakan ODP itu tetap menjalani pemantauan di rumah oleh petugas Puskesmas.
”Kalau yang dirawat isolasi atau PDP (Pasien dalam Pengawasan) belum ada,” lanjut Ilham.
Sementara itu, Humas RSUD Kota Bogor juga menambahkan, kasus yang berujung hingga suspect Covid-19 belum ada.
Pasien-pasien tersebut tidak sampai berstatus suspect. Hanya kabar yang beredar justru menyimpulkan hal semacam itu. Padahal, lima orang itu ternyata dinyatakan negatif Covid-19.
”Tidak ada (suspect). Kalau ada info resmi dari manajemen pasti kami sampaikan,” pungkasnya.
BOGOR – Kondisi infrastruktur di Jalan Jalak Harupat, tepatnya di area yang berdekatan dengan Istana…
BOGOR - PDI Perjuangan Kota Bogor memperkuat konsolidasi organisasi dengan menggelar seleksi wawancara calon pengurus…
BOGOR — Anggota DPRD Kota Bogor Daerah Pemilihan (Dapil) Tanah Sareal mendorong agar pembangunan di…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menegaskan pentingnya penguatan sistem pendataan dalam pelaksanaan…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, memaparkan sejumlah program mulai dari infrastruktur, sosial…
BOGOR - DPRD Kota Bogor mendorong agar pembangunan di Kecamatan Tanah Sareal tidak hanya terfokus…
This website uses cookies.