Kota Bogor

Taman di Kota Bogor Kembali Dibuka, Jam Operasional dan Pengunjung Dibatasi

 

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor membuka kembali taman publik yang ada di Kota Bogor. Keputusan ini menyusul pemberlakuan PPKM level 2 di Jabodetabek dengan kapasitas pengunjung maksimal 75 persen.

 

Pembukaan ruang publik tersebut diberlakukan sejak, Senin (14/3/2022), dengan pembatasan jam operasional mulai pukul 06.00 hingga 18.00 WIB.

 

Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya, keputusan untuk membuka semua ruang publik dan taman-taman di Kota Bogor tidak terlepas dari data dan fakta kondisi Kota Bogor yang disampaikan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Kota Bogor.

 

“Jadi kita putuskan untuk membuka ruang publik dan taman-taman, tidak usah lagi diberi garis pembatas, tapi semuanya diusahakan menggunakan aplikasi Peduli Lindungi. Salah satunya seperti di kawasan Sempur yang secara langsung saya cek, bagus dan semua masuk secara disiplin,” kata Bima Arya saat memimpin briefing staff di Taman Heulang, Kota Bogor, Selasa (15/3/2022).

 

Penggunaan aplikasi Peduli Lindungi lanjut Bima Arya, diusahakan di taman-taman besar, seperti Alun-Alun Kota Bogor, Taman Heulang dan Taman Sempur. Sementara untuk taman-taman kecil jika tidak memungkinkan, maka disesuaikan.

 

Untuk itu kepada jajaran Satpol PP Kota Bogor dan kasi trantib wilayah, Bima Arya meminta untuk melakukan pengawasan.

 

Kepala Bidang Pengelolaan Keanekaragaman Hayati Disperumkim Kota Bogor, Irfan Zacky menuturkan, pembukaan kembali Alun-Alun dan taman-taman besar di Kota Bogor secara resmi dibuka, Senin (14/3) sesuai dengan kondisi Kota Bogor yang sudah turun ke PPKM level 2.

 

Khusus untuk Alun-alun Kota Bogor, area yang memiliki akses keluar masuk Stasiun Bogor akan dibuka hingga pukul 23.00 WIB.

 

“Uji coba penerapan prokes telah dilakukan pada seluruh taman di Kota Bogor,” katanya.

 

Untuk pencegahan lebih lanjut, Pemkot Bogor melalui perangkat daerah terkait melakukan perawatan taman dengan melakukan penyemprotan disinfektan setiap harinya setelah taman ditutup.

 

Irfan menyatakan, persyaratan untuk memasuki ruang terbuka publik, taman dan area fasilitas adalah vaksinasi secara lengkap. Mulai Rabu (16/3) besok, prokes semakin diperketat dengan menempelkan stiker khusus bagi warga yang masuk taman atau area olahraga sebagai tanda telah diperiksa di pintu masuk.

 

“Yang jelas sudah divaksin karena kita sudah pakai Peduli Lindungi, kalau memang belum divaksin akan diarahkan untuk vaksinasi dulu. Jadi prosedurnya ketika masuk taman yang pertama cek suhu di bawah 37 derajat diperbolehkan masuk,” katanya.

 

Irfan menyebutkan, Kota Bogor memiliki 5-6 taman favorit yang biasa dikunjungi warga, seperti Taman Kencana, Taman Sempur, Taman Ekspresi, Taman Heulang, Alun-Alun Kota Bogor dan Taman Peranginan.

Share
Tags: Bima Arya

Recent Posts

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

5 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

5 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

22 jam ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

BOGOR - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia…

2 hari ago

Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

2 hari ago

This website uses cookies.