Air bersih

Sosialisasi Perpindahan Pelanggan Tirta Kahuripan ke Tirta Pakuan

BOGOR – Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor melakukan sosialisasi pemindahan status pelanggan Tirta Kahuripan menjadi Pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor, beberapa waktu lalu.

Menurut Dirum Perumda Tirta Lakuan, Rivelino Rizky, kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan menyampaikan beberapa perubahan aturan dalam berlangganan di Perumda Tirta Pakuan.

“Pelanggan Tirta Kahuripan harus berpindah menjadi pelanggan Tirta Pakuan Kota Bogor, karena efek perluasan wilayah. Dulunya masuk kawasan Tirta Kahuripan, namun karena ada perluasan pada wilayah Kota Bogor, maka beberapa pelanggan tersebut masuk dalam kawasan Perumda Tirta Pakuan milik Kota Bogor,” papar Rivelino.

Masih kata dia, masyarakat tak perlu khawatir atau bingung, dikarenakan sudah ada kesepakatan antara kedua perusahaan air Tirta Pakuan dan Tirta Kahuripan. Karena hal ini tujuannya untuk memudahkan pelanggan, sekaligus melakukan penataan yang lebih baik maka perpindahan tersebut sepakat dilakukan.

“Maka dari itu, kami ada kesepakatan-kesepakatan bersama antara Tirta Pakuan dengan Tirta Kahuripan mengenai pelayanan. Jadi, mulai nanti kita ada pemasangan dari tapping seperti hydrant baru. Dan di wilayah yang masuk daerah Kota Bogor, disini menjadi pelanggan baru Perumda Tirta Pakuan,” pungkas dia.

Sebelumnya, Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, Rino Indira Gustiawan mengatakan, baik itu warga kabupaten ataupun kota. Maka, hak atas air merupakan hak setiap individu dalam memperoleh air bersih untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Ini sesuai dengan konsep air sebagai kebutuhan dasar manusia yang pertama kali dicetuskan pada 1977 di konferensi air PBB di Argentina.

“Perumda Tirta Pakuan berusaha untuk memenuhi kebutuhan dasar tersebut. Bersama Pemkot Bogor kami terus berupaya mencapai ketersediaan air 100 persen di Kota Bogor sesuai dengan rencana strategis yang telah kami buat,” ujar Rino.

Rino menerangkan, di 2022 ini cakupan ketersediaan air bersih di Kota Bogor baru mencapai 70 persen. Pada 2023 mendatang, pihaknya sudah merencanakan beberapa kegiatan untuk menambah capaian air bersih 100 persen, terutama di wilayah yang belum terjemah pipa Perumda Tirta Pakuan.

Upaya ini juga merupakan hak masyarakat untuk meningkatkan kesehatan dan perekonomian melalui ketersediaan air bagi masyarakat Bogor

Recent Posts

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

2 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

2 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

19 jam ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

BOGOR - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia…

2 hari ago

Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

2 hari ago

This website uses cookies.