Barayanews.co.id – Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Fahrudin menanggapi terkait soal ulangan akhir semester mata pelajaran PJOK (Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan) Kelas V SD di salah satu SDN di Kota Bogor yang tengah viral.
Fahrudin menegaskan, soal tersebut diambil dari Buku Sekolah Elektronik (BSE) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Tahun 2009/2010.
Namun dia mengakui pemilihan kata atau diksi yang dipilih kurang selektif, dikarenakan kondisi guru yang menyusun soal sedang kurang baik.
“Betul bahwa soal tersebut adalah soal ulangan akhir semester ganjil kelas V di salah satu SDN di Kota Bogor,” katanya, Sabtu (5/12/2020).
Fahmi sapaan akrabnya menuturkan, soal tersebut adalah soal mata pelajaran PJOK terkait dengan materi kurikulum SD kelas V semester genap pada kompetensi menjaga kebersihan alat reproduksi.
“Soal tersebut dibuat untuk mengukur pengetahuan siswa terkait nama alat-alat reproduksi manusia. Dalam hal ini kekurangan guru adalah kurang selektif memilih butir soal,” katanya.
Fahmi juga menjelaskan kondisi kesehatan guru yang menyusun soal sedang kurang baik, karena sakit jantung yang serius dan menunggu jadwal pemasangan ring pada jantungnya, sehingga tidak melakukan penyempurnaan bahasa terhadap soal yang diambil dari buku.
“Yang bersangkutan sudah menjadi guru PNS sejak tahun 1984, sudah 36 tahun mengabdi jadi. Namun baru kali ini merasa bersalah dan mengecewakan banyak pihak karena tidak melakukan penyempurnaan bahasa pada soal yang dipilihnya,” terangnya.
Pihaknya juga sudah mengevaluasi dan membina guru yang bersangkutan, termasuk terhadap kepala sekolah dan pengawas pembina yang bertugas di sekolah tersebut agar kejadian ini tidak terulang.
BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…
BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…
BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…
BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…
This website uses cookies.