Kota Bogor

Semanis Namanya, Stevia Jadi Alternatif Pengganti Gula

Barayanews.co.id – Dunia flora memang tak ada habisnya dijelajahi. Mulai dari buah langka, buah aneh, bunga endemik dan berbagai inovasi para petani yang kini menjadi sebuah trend untuk memanjakan sebuah hobi.

Berbicara tumbuhan, tak asik sepertinya jika tidak membicarakan buah atau daun yang menarik untuk dicoba.

Kali ini barayanews.co.id akan membahas satu tanaman dari luar negeri yang dibudidayakan di Indonesia, kaya akan rasa manis pada daunnya namun berfungsi menstabilkan kadar gula dalam darah.

Sepertinya ini cocok untuk anda penderita diabetes, yang tengah diet gula namun menyukai panganan manis. Ya, ini menjadi herbal alternatif pengganti gula.

Penasaran tanaman apa? Simak artikel ini hingga akhir.

Adalah Stevia Rebaudiana, atau akrab dikenal stevia ini merupakan ordo bunga matahari (Asteraceae) yang berasal dari Amerika Selatan dengan kandungan glukosa non kalori pada daunnya.

Tumbuhan ini mulai dibudidayakan di Kebun Modern, One Home Farm di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor sejak 2016 lalu.

Yusak Kire, salah seorang petani di kebun tersebut menjelaskan cara pembibitan, pembesaran, panen hingga pengolahan produk turunan dari si manis Stevia ini.

“Pembibitan menggunakan metode setek batang, yang ditancapkan ke polibag, dengan media tanah dan sekam. Perbandingannya satu sekam dan setengah tanah,” jelas Yusak.

“Kenapa sekam lebih banyak? Fungsinya mempermudah pertumbuhan batang, karena stevia ini memiliki akar serabut yang cepat pertumbuhannya,” lanjut Yusak.

Pria yang sudah lebih dari 10 tahun berkecimpung di dunia cocok tanam, ini juga mengatakan setelah proses pembibitan tidak dibiarkan begitu saja. “Perlu pemupukan dan dikatakan aman setelah dua minggu penyetekan. Resiko layu dan mati ada saja, perlu ketelatenan dalam proses ini,” katanya.

Stevia ini, lanjut Yusak, merupakan tanaman yang membutuhkan sinar matahari lebih, akan tetapi perlu air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dalam pertumbuhannya.

“Butuh sinar matahari yang lebih untuk pertumbuhannya, tapi juga perlu air yang cukup,” urainya.

Selain menjual daun basahnya (hasil petikan langsung), kebun One Home Farm ini juga menjual bibit dan indukan untuk dibudidayakan oleh masyarakat. Serta, produk herbal dari si daun manis ini turut dipasarkan di media jual-beli online.

“Daun basahnya satu kilo kita jual Rp.500.000, bibit kecil Rp.15.000 dan untuk indukan harganya Rp.50.000. produk herbalnya semacam teh, jadi pemanis celup, namanya divine herbal. Kita promosikan dan jual di media jual-beli online,” beber Yusak.

Bagaimana? Cukup mudah bukan membudidaya mikannya? Anda tertarik untuk mencoba? Atau tertarik untuk mengkonsumsi divine herbal sebagai alternatif pengganti gula?

Kami merekomendasikan One Home Farm ini menjadi destinasi utama keluarga untuk beragrowisata. Selain mudah diakses lokasinya, kebun modern di tengah kota ini memiliki segudang tanam yang cocok bagi anda kolektor atau pehobi dunia flora.

Share

Recent Posts

Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…

2 jam ago

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…

3 jam ago

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

8 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

9 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

1 hari ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

This website uses cookies.