BOGOR – Limbah bukan lagi menjadi masalah, tapi kini menjadi solusi. Unit Pasar Gembrong Sukasari, Perumda Pasar Pakuan Jaya melalui kerja sama dengan CV Purnabri berhasil mengelola air limbah pasar menjadi air layak pakai yang ramah lingkungan dan menghemat biaya operasional pasar.
Salah satu Waste Water Treatment Plant (WWTP) yang dikelola CV Purnabri mampu mengolah air limbah dari hasil aktivitas para pedagang menjadi air bersih yang bisa digunakan kembali untuk kebutuhan sehari-hari. Prosesnya pun tak sembarangan.
Dengan kapasitas tangki 15m³, air limbah dari saluran pembuangan pasar terlebih dahulu dialirkan ke grease trap untuk menyaring minyak dan kotoran lainnya. Setelah itu, air masuk ke sistem Reverse Osmosis (RO) sebagai tahap akhir sebelum dapat digunakan kembali.
Site Manager CV Purnabri, Alby Satria Fajar, mengatakan air hasil olahan tersebut digunakan untuk berbagai keperluan seperti flushing toilet, mencuci, menjaga kebersihan lingkungan, hingga menyiram tanaman. Pemanfaatan ulang ini mampu menekan beban biaya air yang dikeluarkan Perumda Pasar Pakuan Jaya.
Alby menambabkan, air hasil pengolahan WWTP ini menurutnya adalah konsep yang pertama diterapkan di Kota Bogor.
“Kalau konsep seperti ini, limbah kemudian diolah dan dimanfaatkan kembali, ini baru di Bogor. Di Jakarta dan beberapa kota lain memang sudah ada,” ungkap Alby.
Tak hanya air limbah, pengelola juga memanfaatkan air hujan dengan kapasitas hingga 50m³, yang disesuaikan dengan standar pemadam kebakaran. Dari jumlah itu, tersedia cadangan 40 m³ yang bisa digunakan sebagai langkah preventif jika terjadi kebakaran di lingkungan pasar.
Inovasi ini menunjukkan bahwa pengelolaan air limbah yang cerdas dapat membawa manfaat besar, tidak hanya dari sisi lingkungan tetapi juga efisiensi biaya dan keamanan fasilitas umum.
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…
BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…
BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi menghadiri agenda penanaman jagung serentak seluas…
BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mencium adanya potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD)…
BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)…
This website uses cookies.