Kota Bogor

Mahfud, Si Seniman Lalulintas Terbaring Lemah, Lekas Sembuh Kang! Senyummu Merindu

Barayanews.co.id – Anda ingat sosok pengatur lalulintas di simpang Hotel Salak? Ingat dengan senyum dan lenggok serta goyangnya yang khas saat mengurai kemacetan sekitar Balai Kota? Yaa, setelah terdampak pemberlakuan Sistem Satu Arah (SSA), pria berpostur kurus tinggi ini mengurai lalulintas simpang Sancang, Bogor Baru.

Namun kabar kurang baik muncul dari pria bernama Mahfud ini. Sejak dua pekan terakhir relawan gatur lalulintas ini terkapar tak berdaya lantaran sakit yang dideritanya.

Bahkan yang terparah kabar berhembus sejak Selasa (01/12/2020) pagi di media sosial mengabarkan bahwa Mahfud telah berpulang.

Ternyata, kabar itu berita bohong, Hoax.

Baru-baru ini, Wali Kota Bogor menyambangi kediamannya Jalan Sadayana, Desa Cijujung, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

Terlihat Mahfud sedang terbaring di sebuah kasur yang digelar di lantai kamarnya.

Namun, pria dengan senyum khas ini tampak antusias berbincang dengan Bima Arya. Bahkan, sesekali keluar candaan dari keduanya mencairkan suasana haru.

Bima Arya menawarkan makanan yang sedang Mahfud inginkan. “Mau makan apa? Mau dibawakan apa? Duren mau?,” ujar Bima. “Memang lagi musimnya?,” timpal Mahfud.

“Bisa diatur,” jawab Bima. “Okelah kalau begitu,” sambut Mahfud. Lalu suasana pun pecah penuh tawa.

Mahfud juga tampak semangat ketika bercerita tugasnya mengatur lalu lintas. “Kalau ada Kang Bima mau lewat saya selalu hormat, ga pake joget-joget. Biar terlihat gagah. Pas Kang Bima sudah lewat, ya joget-joget lagi,” cerita Mahfud, Bima pun terbahak.

Bima Arya yang datang bersama jajaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor juga melakukan observasi kepada Mahfud. “Jadi sebetulnya kami dapat laporan ini sudah lama, 2 minggu lalu. Dan tim medis sudah ke sini atas permintaan Kepala Dishub Kota Bogor. Saya perintahkan dibawa ke RS, sempat dicek ternyata ada gangguan saraf dan dikasih treatment serta obat,” ujar Bima Arya.

“Tapi sekarang minta dirawat di rumah saja. Komunikasi sudah baik memang tinggal observasi terus. RSUD nanti akan pantau terus kondisi Kang Mahfud dan menugaskan dokter khusus. Kedatangan saya ke sini juga untuk bisa menepis kabar beredar tadi pagi. Memang sempat parah, awal-awal sempat halusinasi dan sekarang sudah berkurang, tadi ngobrol sudah lancar,” terang Bima.

Dalam kesempatan tersebut juga Bima Arya mengapresiasi solidaritas warga dalam membantu Mahfud. “Kang Mahfud sangat dicintai warga Bogor. Solidaritas warga luar biasa. Hingga saat ini terkumpul Rp 429 juta dari 8.997 donatur. Donasi itu dikumpulkan situs penggalangan dana serta donasi secara online yang diinisiasi oleh seorang mahasiswi Angela Eka Mahanani,” kata Bima.

Kesan yang paling melekat Bima Arya dari sosok Mahfud adalah ketulusan dan keikhlasannya. Saat Bima Arya memberlakukan Sistem Satu Arah (SSA) di seputaran Istana dan Kebun Raya, banyak elemen yang mendemonya. Namun, Mahfud yang juga terdampak pemberlakukan SSA malah menghilang tanpa kabar.

“Kang Mahfud tiba-tiba menghilang saya sempat berfikir ketika SSA ini berlaku beliau tidak ada lagi tempat bertugas karena biasanya di simpang Hotel Salak itu. Rupanya dia mengirimkan surat kepada saya mengabarkan sudah pindah lokasi di Jalan Sancang, Bogor Baru. Dan bilang nggak mau repotin walikota karena berat, tapi putusannya (SSA) Insya Allah terbaik dan mungkin rezekinya ditempat lain. Suratnya masih saya simpan sampai sekarang,” beber Bima.

Atas ketulusannya dalam bertugas, Mahfud diganjar Pemkot Bogor sebuah penghargaan, bahkan diberangkatkan umroh ke Tanah Suci. “Beliau senang banget dan makin bersemangat bertugas,” imbuh Bima.

Lekas sehat Kang Mahfud dan sampai ketemu di pertigaan Jalan Sancang. Kami rindu senyum khasmu.

Share

Recent Posts

Purna Bakti Boris Derurasman, Ketua DPRD Kota Bogor Sampaikan Apresiasi dan Terima Kasih

BOGOR – Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan pengabdian…

25 menit ago

39 Tahun Mengabdi, Selamat Purna Bakti Pak Sekwan

BOGOR - Ada masa ketika seorang pemimpin datang membawa gagasan, bekerja bersama banyak orang, lalu…

32 menit ago

Targetkan PAD Rp2 Triliun, Bapenda dan DPRD Kota Bogor Perketat Penagihan Piutang Usaha

BOGOR - Komisi II DPRD Kota Bogor mendesak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk lebih agresif…

6 jam ago

Denny Mulyadi Tekankan Kesiapsiagaan Lintas Sektor Hadapi KLB Penyakit Patogen Pernapasan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, menekankan pentingnya kesiapsiagaan dan koordinasi lintas…

6 jam ago

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

24 jam ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

This website uses cookies.