Pelantikan

Lantik Pejabat Fungsional dan PPPK, Bima Arya : Konsisten Antara Kata dan Perbuatan Layani Warga

Wali Kota Bogor, Bima Arya melantik 223 Pegawai Negeri Sipil (PNS) ke dalam jabatan fungsional melalui pengangkatan pertama dan melantik 69 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2022 di lingkungan Pemerintah Kota Bogor yang dilaksanakan di halaman Kantor Dinkes Kota Bogor, Jumat (28/4/2023).

Dari jumlah pejabat dan PPPK yang dilantik tersebut, mayoritas adalah tenaga kesehatan. Pelantikan diawali dengan pengambilan sumpah yang dilakukan oleh pemuka agama.

Dalam pidatonya, Bima Arya menekankan bahwa kesehatan adalah yang utama.
Saat ini Kota Bogor terus berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan dan kualitas tenaga kesehatan.

“Kota Bogor Insya Allah on the track menjemput bonus demografi, memperbaiki infrastruktur kesehatan, mendekatkan fasilitas kesehatan sampai di kediaman warga,” katanya.

Peningkatan kualitas tenaga kesehatan lanjut Bima Arya, tidak hanya dari sisi kemampuan dan keterampilan di bidang kesehatan, tapi juga memiliki pribadi yang ‘someah’ dan ‘hade ka semah’.

Ketika pembacaan sumpah Bima Arya melihat ada wajah-wajah bahagia dan bangga. Namun dirinya mengingatkan bahwa pada waktunya nanti akan ada sebagian kecil dari peserta pelantikan yang menyadari bahwa tidak mudah untuk menyatukan antara kata dan perbuatan dan bukan hal yang mudah untuk menjalankan sumpah tadi.

Meski demikian lanjut Bima Arya, pada fase tersebut semua akan diuji sejauh mana semua betul-betul konsisten antara kata dan perbuatan untuk melayani warga dengan optimal serta untuk melaksanakan kepentingan negara, mewujudkan tujuan berbangsa dan bernegara, masyarakat yang adil, sejahtera dan sehat.

“Sekali lagi mudah diucapkan tetapi tidak mudah dilaksanakan. Saya mendoakan agar semuanya Allah berikan kekuatan untuk tetap tegak lurus, menyatukan antara kata dan perbuatan dan tetap tegar manakala masa sulit itu datang,” katanya.

Disamping itu, di sektor kesehatan Pemerintah Kota Bogor terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas layanan dengan membangun RSUD Kota Bogor menjadi RSUD terbaik, menjadi RSUD yang juga berbasiskan sains dengan kekhususan untuk menjemput tantangan ke depan.

Tetapi kata Bima Arya, puskesmas tetap menjadi ujung tombak dalam memberikan layanan kesehatan. Sebab, pelayanan kesehatan tidak hanya bisa mengandalkan keberadaan RSUD saja.

Untuk itu lanjut Bima Arya, Pemkot Bogor konsisten untuk mendekatkan cakupan pelayanan kesehatan hingga ke kediaman warga.

“Karena itu ke depan saya percaya bahwa Pemkot terus melanjutkan pembangunan puskesmas, mendekatkan kepada warga siapapun wali kotanya nanti,” ujarnya.

Recent Posts

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

23 jam ago

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

BOGOR - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia…

23 jam ago

Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

24 jam ago

Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan lanjutan Terminal Bubulak di Jalan…

24 jam ago

Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

24 jam ago

Pengelolaan SPPG Savira Rangga Mekar Disengketakan, Pihak Tergugat Siapkan Gugatan Balik

BOGOR — Sengketa pengelolaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Savira Rangga Mekar di Kota Bogor…

4 hari ago

This website uses cookies.