BOGOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bogor secara resmi menetapkan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih.
Penetapan ini menandai langkah awal bagi pasangan Dedie Rachim dan Jenal Mutaqin untuk memimpin Kota Bogor selama lima tahun ke depan.
Dedie Rachim menyampaikan bahwa setelah penetapan ini, pihaknya akan segera membentuk tim transisi guna merencanakan langkah-langkah strategis.
“Pasca penetapan ini baru kita membuat tim transisi. Sekarang, setelah diresmikan oleh KPU, secara langsung saya resmi memulai diskusi dengan BAPPERIDA atas izin Pj Wali Kota untuk membahas langkah-langkah ke depan,” ujar Dedie usai penetapan Wailkota dan Wakil Wali Kota Bogor terpilih pada Kamis (9/1/2025).
Ia mengatakan, prioritas terdekat yang akan dilakukan oleh dirinya adalah menyelesaikan masalah Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dan sistem zonasi.
“PPDB menjadi perhatian saya dan Kang Jenal supaya tidak terjadi kekisruhan,” tegasnya.
Sementara itu, Jenal Mutaqin menyampaikan harapannya untuk merealisasikan berbagai program yang belum terlaksana selama ia menjabat sebagai anggota DPRD Kota Bogor. Salah satu fokus utamanya adalah penyediaan lahan makam bagi warga.
“Salah satu mimpi saya bergeser ke eksekutif adalah mewujudkan hal-hal yang belum beres dan hal-hal yang saya usulkan tapi belum terealisasi, salah satunya penyediaan lahan makam. Karena kebutuhan lahan makam masih tinggi,” jelas Jenal.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penyediaan sekolah gratis dan terjangkau bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan pendidikan murah dan berkualitas bagi semua warga Bogor,” tutupnya.
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…
BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…
BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…
BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi menghadiri agenda penanaman jagung serentak seluas…
BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mencium adanya potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD)…
BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)…
This website uses cookies.