Pemerintahan

Jenal Mutaqin Sampaikan Usulan Pemkot Bogor di Musrenbang Provinsi

BOGOR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melangsungkan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun 2025 di Gedung Negara, Cirebon, Rabu (7/5/2025) pagi.

Seluruh kepala daerah se-Jawa Barat hadir dalam Musrenbang yang membahas penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.

Musrenbang dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dan dihadiri pula oleh perwakilan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor, yakni Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin.

Dalam Musrenbang yang dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Pemprov Jabar, banyak usulan penting dan mendesak yang disampaikan Pemkot Bogor untuk segera ditindaklanjuti.

Jenal Mutaqin menjelaskan bahwa dalam dialog yang juga dihadiri oleh anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, banyak usulan disampaikan.

Pertama, persoalan transportasi yang berkaitan dengan operasional BisKita.

“Saya sampaikan, BisKita masuk dalam program 2026 menjadi usulan baru dalam Musrenbang 2026. Dengan sistem bahwa di Pemprov Jabar juga ada pengelolaan transportasi. Jumlahnya disamakan dengan Kota Bogor, yakni Rp25 miliar,” tutur Jenal Mutaqin usai dialog.

Lalu yang kedua, sambung Jenal Mutaqin, mengenai persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jabar tahun 2026 mendatang. Salah satunya tentang revitalisasi area GOR Pajajaran, di mana Kota Bogor menjadi salah satu tuan rumahnya.

Selain itu, usulan berikutnya adalah tentang pembangunan Sekolah Menengah Atas (SMA) baru di Kota Bogor. Pemkot Bogor sudah memiliki lahan eksisting di tiga kecamatan, yakni Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Timur.

“Saya minta Dinas Pendidikan Kota Bogor segera berkomunikasi lagi dengan DPRD dan Pemprov Jabar,” ucapnya.

Selanjutnya, penataan di seputaran Istana Bogor juga tidak luput menjadi perhatian, di mana Kota Bogor menjadi tempat penerimaan tamu negara atas arahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ada pula masalah sampah di Galuga. Dinas Lingkungan Hidup mendapatkan teguran dari kementerian terkait pengelolaan sampah di Galuga yang tidak sesuai dengan regulasi. Kami meminta supervisi dari Pemprov Jabar. Bahkan Pemkab Bogor berencana menutup Galuga jika tidak ada supervisi tersebut,” ungkap Jenal Mutaqin.

Sementara itu, investasi pengelolaan sampah memang cukup tinggi. Jenal Mutaqin juga meminta Pemprov untuk turut berkonsentrasi terhadap isu lingkungan di Galuga. Sehingga dibutuhkan pengelolaan bersama, tidak hanya oleh Kota dan Kabupaten Bogor.

Terakhir, yang tidak kalah penting adalah pembebasan lahan trase baru di Batutulis. Jenal Mutaqin ingin memastikan kembali terkait nomenklatur dan teknis dari skema penganggarannya.

“Anggarannya murni atau perubahan 2025, sehingga kami bisa simultan melakukan perencanaannya. 50 persen anggaran yang dijanjikan Pemprov itu untuk pembebasan lahan atau pembangunan fisik. Setelah dibebaskan, kami meminta agar segera diinformasikan kembali ke Pemkot Bogor sebelum pembahasan RKPD perubahan di masing-masing daerah,” ucap Jenal Mutaqin.

Di tempat yang sama, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi mengatakan bahwa perencanaan pemerintah harus terkoneksi dari tingkat pusat hingga daerah.

“Makanya diadakan perkumpulan hari ini antar kepala daerah. Saya sepakat tentang orkestrasi anggaran dan kebijakan,” kata Gubernur.

Recent Posts

Dugaan Mobil Dinas Dipakai Sipil Disorot, STS : Akan Kita Dalami

BOGOR – Dugaan penyalahgunaan aset daerah berupa mobil dinas yang diduga digunakan oleh pihak sipil…

18 jam ago

Warga RW 02 Empang Dukung Nazhir dan Pemkot Tata Alun-alun Empang

BOGOR – Warga RW 02 Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah…

1 hari ago

Jembatan Penghubung Paledang–Pasir Jaya Dikebut, Jenal Minta Tak Ada Keterlambatan

BOGOR – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, meninjau pembangunan jembatan penghubung Kelurahan Paledang dan…

1 hari ago

Tinjau Longsor Kedung Badak, Banu Bagaskara Desak BBWS Segera Bertindak

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau langsung lokasi longsor di Kedung…

2 hari ago

Pastikan Kenyamanan Pedagang dan Pembeli, Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor Tinjau Pasar Jambu Dua

BOGOR – Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifki Alaydrus melakukan peninjauan langsung terhadap…

2 hari ago

Pemkot Bogor Apresiasi HBLM Perangi Stunting Kota Bogor

BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat penurunan sekaligus…

2 hari ago

This website uses cookies.