BOGOR – Baru-baru ini Ketua DPR RI, Puan Maharani mendukung agar Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang ‘sakit’ untuk segera ditutup.
Menurut Puan, meski banyak mendapat dukungan modal dari APBN dalam bentuk Penyertaan Modal Negara (PMN), perusahan pelat merah yang sakit itu tetap sulit ‘sembuh’ dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Terkait pernyataan tersebut, Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Bogor, Atty Somaddikarya menyetujui dengan pernyataan tersebut.
“Saya sangat setuju, jika BUMN yang sudah ‘sakit’ stadium 4 dibubarkan,” ujar Atty, baru-baru ini.
Bahkan, Sekretaris Komisi I DPRD Kota Bogor itu juga mengungkapkan jika Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) atau Perusahaan Umum Daerah (Perumda) yang tak punya kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD), juga dibubarkan.
Sebab kata Ceu Atty, BUMD atau Perumda semacam itu hanya bisa meminta Penyertaan Modal Pemerintah (PMP) yang bersumber dari jerih payah rakyat, tanpa bisa memberikan manfaat bagi negara atau rakyat.
“Perusahaan negara atau daerah semacam itu tata kelola nya tidak dijalankan secara profesional dan maksimal. Bila demikian, lebih baik dibubarkan saja,” ujar Atty.
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, mengapresiasi seluruh peserta yang turut berpartisipasi dalam…
BOGOR — Kebakaran terjadi di bangunan eks pabrik tekstil PT Unitex, Jalan Raya Tajur, Kelurahan…
BOGOR - Si jago merah melahap satu unit rumah warga di Layungsari, Kelurahan Empang, Kecamatan…
BOGOR - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin mendatangi lokasi jatuhnya seorang Aparatur Sipil Negara…
BOGOR - Padel Merah Putih Championship dalam rangkaian Festival Merah Putih 2026 memperebutkan Piala…
BOGOR - Pembangunan akses jalan Kantor Pemerintahan Terpadu Kota Bogor di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor…
This website uses cookies.