Barayanews.co.id – Aksi unjuk rasa Himpunan Masiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) yang berakhir ricuh membuahkan buntut.
Kekerasan yang dilakukan aparat Satpol PP menyebabkan sejumlah pendemo luka. Aksi kekerasan itu juga viral karena videonya menyebar di berbagai grup medsos.
Koordinator Aksi HMI MPO Cabang Bogor, Badru Tama, membenarkan video tersebut dan menyebabkan sedikitnya ada 6 orang mahasiswa yang terluka, ada juga korban tendangan.
“Betul itu video saat kami aksi demontrasi tadi, kericuhan berawal saat kami melakukan orasi dan meminta masuk untuk audensi dengan Bupati. Namun ada seorang petugas tersulut saat kami orasi sehingga terjadi bentrokan,” kata Badru Tama, kemarin.
Ia pun menegaskan HMI MPO akan melakukan proses hukum atas apa yang dilakukan oleh petugas tersebut.
“Kami akan visum dan selanjutnya akan membuat laporan polisi karena ini sudah bentuk kekerasan,” tegasnya.
Sementara itu Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhallah saat dikonfirmasi ihwal kekerasan yang dilakukan anak buah saat mengamankan aksi demo belum bisa memberikan komentar banyak.
“Saya belum bisa berkomentar banyak, intinya saya akan cek dulu, kebetulan saya tadi pas kejadia sedang rapat jadi belum tahu persisnya, ” kata Agus.
BOGOR - Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kota Bogor kembali menetapkan Rusli Prihatevy sebagai…
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan Sekretaris…
BOGOR - Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kota Bogor kembali menetapkan Rusli Prihatevy sebagai…
BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan penandatanganan Akta Pelepasan Hak atas Tanah…
BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor memastikan Musyawarah Daerah (Musda) XI…
BOGOR — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bogor Kota mengungkap 61 laporan polisi (LP) terkait…
This website uses cookies.