Kota Bogor

Brilian! Ibu-ibu Ubah Kain Perca Jadi Rupiah

Barayanews.co.id – Siapa yang sangka, hanya dari potongan-potongan kain perca (kain bekas) konveksi, bisa membantu perekonomian 14 ibu rumah tangga di RW 01, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Ibu-ibu rumah tangga yang empat bulan lalu hanya di rumah saja, kini sudah bisa menghasilkan sejumlah produk berdaya jual. Sebut saja Masker Kain, Sarung Bantal, Ikat Rambut, Celemek dan kain lap.

Ya, semua ini berawal dari keprihatinan Ketua RW 01 Nining Sriningsih yang melihat banyaknya ibu-ibu di RW 01 terjerat hutang di bank keliling akibat terdampak ekonomi Pandemi Covid-19.

Ia kemudian menyampaikan keresahannya kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kelurahan Sindangsari, Eny Wulan yang disambut positif dan hanya dalam seminggu terbentuklah pelatihan menjahit Harapan Antar Sesama (HAS) Sabilulungan pada Agustus lalu.

Kemudahan membentuk pelatihan menjahit HAS Sabilulungan dalam waktu seminggu, diakui Eny, berkat bantuan dari Owner Kursus Menjahit dan Konveksi HAS yang kini konveksinya tidak beroperasi lagi.

Tak ayal dengan modal mesin jahit, limbah benang dan kain perca dari HAS ini, ibu-ibu yang awalnya tidak bisa menjahit menjadi bisa menjahit, perlahan memperbaiki ekonominya karena mendapatkan penghasilan dari penjualan masker dan lainnya.

“Sekarang kami sedang berkolaborasi dengan desainer Adrie Basuki. Kami mengumpulkan perca sebanyak-banyaknya, lalu menyambung perca menjadi satu lembar kain yang akan digunakan desainer Adrie Basuki untuk aplikasi desain bajunya,” ujar Eny saat ditemui, Rabu (8/12/2020).

Owner HAS, Mardianto (58) mengatakan, daripada mesin-mesin terbengkalai dan sisa kain terbuang, tidak ada salahnya menjadi tempat pelatihan untuk masyarakat. Apalagi sebelumnya ia juga sudah berniat untuk membantu warga sekitar belajar menjahit.

“Sehari-hari saya tetap mengajar kursus, saya senang, niat saya bantu warga bisa terwujud dan kalau ada alat yang kurang akan saya carikan juga tidak perlu bayar listrik,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta pelatihan Warsinah (47) mengatakan, sebelum Pandemi Covid-19, ia berjualan sembako kecil-kecilan di rumahnya. Namun sejak Covid-19, usahanya mengalami hambatan dan membuatnya terpaksa meminjam modal ke bank keliling yang berujung tidak balik modal.

“Alhamdulillah ada pelatihan ini saya jadi bisa menjahit dan karena dipinjamkan mesin jahit juga sekarang sedikit-sedikit bisa terima potong dan mengecilkan celana,” imbuhnya.

Sementara itu, usai menyambangi Pelatihan Kain Perca, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah mengatakan, sejauh ini sudah bagus namun harus tetap ada perbaikan dari desain dan kualitas agar harga jual bisa naik. Ia pun mengingatkan ke depan ada lomba fashion kain perca antar wilayah. Tujuannya untuk menstimulus lahirnya pelatihan menjahit di wilayah lainnya.

“Pemkot juga sekarang sedang menjajaki kerja sama dengan BI untuk pengembangan UMKM, mengingat kegiatan ini mempunyai potensi ekonomi jangka panjang,” katanya.

Share

Recent Posts

Siapkan Beauty Contest, Perumda Pasar Bakal Konsep Eks Pasar Bogor Jadi Kawasan Terpadu

BOGOR - Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) mulai menyiapkan rencana revitalisasi kawasan eks Plaza Bogor…

3 hari ago

Pasar Merdeka Segera Beroperasi, PPJ Siapkan Relokasi Ratusan Pedagang dan PKL

BOGOR — Pembangunan Pasar Merdeka Kota Bogor kini memasuki tahap akhir penyelesaian. Perumda Pasar Pakuan…

3 hari ago

Komisi II Dorong Reformasi Parkir, Peran Danru Diusulkan Dihapus

BOGOR — DPRD Kota Bogor menilai sistem pengelolaan parkir saat ini perlu dibenahi secara menyeluruh…

4 hari ago

Edukasi Antikorupsi di Perumda Tirta Pakuan, Fokus pada Mitigasi Risiko dan AGHT

BOGOR — Upaya pencegahan tindak pidana korupsi terus diperkuat. Salah satunya melalui kampanye antikorupsi dan…

4 hari ago

Dirum PPJ Dikabarkan Mundur, Dewan Minta Segera Cari Plt

BOGOR — Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Achmad Rifky Alaydrus, merespons pengajuan pengunduran diri…

4 hari ago

Optimalkan Distribusi Air, Tirta Pakuan Aktifkan Pipa di MA Salmun

BOGOR — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Pakuan Kota Bogor terus berupaya mengoptimalkan pendistribusian air…

4 hari ago

This website uses cookies.