Pengukuhan Guru Besar

Bima Arya Hadiri Pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio

Wali Kota Bogor, Bima Arya menghadiri pengukuhan Guru Besar Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio. Pengukuhan Guru Besar Ilmu Ekonomi Syariah ini diawali prosesi sidang senat terbuka di Auditorium Al Hambra, Kampus Institut Tazkia, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Kamis (9/2/2023).

Bima Arya duduk di kursi barisan depan bersama para pejabat pemerintah pusat dan para tokoh nasional. Diantaranya Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan dan Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid serta Rektor IPB University, Arif Satria. Ustadz Adi Hidayat (UAH) turut hadir sekaligus membacakan doa sebagai penutup rangkaian acara pengukuhan.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan menyampaikan selamat atas pengukuhan guru besar bagi Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio.

“Selamat atas guru besarnya, semoga terus membimbing kita. Presentasi yang dipaparkan luar biasa dan canggih sekali. Semoga bisa menggugah serta menginspirasi bagi bangsa agar islam sebagai sistem tata nilai bisa memberikan cahaya sinarnya kembali,” kata Zulkifli Hasan.

Ada hal dari sosok Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio yang menurut Zulkifli Hasan bisa membuat malu orang lain yaitu meniru kemauan dan selalu berpikir dilengkapi ketekunannya yang luar biasa. Dia berharap bisa mengikuti jejak langkahnya.

Di hadapan semua yang hadir, Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio dalam salah satu materi presentasi menceritakan kehidupan Nabi Besar Muhammad SAW sebagai seseorang yang harus dijadikan contoh dan teladan, khususnya bagi kaum muslim. Umumnya semua orang mengetahui sosok Nabi Muhammad SAW sebagai Rasulullah bukan dari segi sebagai seorang pedagang atau businessman yang mampu menggabungkan spiritual dan metode untuk sukses.

“Nabi Muhammad SAW memiliki begitu banyak dimensi dalam self development, dalam bisnis dan juga dalam keluarga, dakwah, sosial, pendidikan serta dalam militer dan sepanjang sejarah tidak ada pemimpin yang se-komprehensif Nabi Muhammad. Michael Hart menulis Nabi Muhammad adalah the most influential persons true a history karena hanya Rasulullah yang bisa menggabungkan spiritual dan metode untuk sukses,” paparnya.

Dalam bidang bisnis, Nabi Muhammad SAW saat muda berdagang jauh dari Kota Mekkah hingga dekat Yerusalem dan dekat Al Basra dekat Damaskus serta ke Irak, yang jika di total berjarak ratusan kilometer dengan menggunakan ratusan unta dengan 3 sifat dalam berdagang yaitu jauh, lama dan besar. Abdurrahman bin Auf dalam berdagang menggunakan 700 unta.

“Jika Nabi Muhammad 15 abad yang lalu sudah berdagang 1200 km, umatnya tidak sah ngaku-ngaku sebagai umat Rasulullah jika berdagangnya kurang dari 1200 km. Jika dipetakan Nabi Muhammad dari 12, 17 hingga 25 tahun melakukan bisnis kemudian peduli dengan akhlak mulai 37 hingga 40 dan 40 sampai dengan 63 tahun, itulah masa kenabian. Jadi waktu hidup Nabi Muhammad maka masa kanak-kanaknya 12 tahun, masa jadi pengusaha 25 hingga 27 tahun dan jadi nabinya 23 tahun. Nabi Muhammad lebih lama jadi pedagangnya dibanding jadi ustadznya. Semoga ini jadi pelajaran bagi kita semua,” kata Prof. Dr. Muhammad Syafii Antonio.

Recent Posts

Denny Mulyadi Harap BPBD Kota Bogor Terus Tingkatkan SDM dan Pelayanan

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, memimpin Apel Peringatan Hari Jadi ke-11…

9 jam ago

Sampaikan Duka Mendalam, Banu Bagaskara dan Kader PDI Perjuangan Sambangi Korban Longsor Bondongan

BOGOR – Anggota DPRD Kota Bogor, Banu Lesmana Bagaskara, meninjau lokasi bencana longsor di Kampung…

13 jam ago

Cuaca Ekstrem Picu Keretakan Jalan Saleh Danasasmita, Dedie Rachim Instruksikan Penutupan Jalur

BOGOR - Intensitas hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kota Bogor selama dua hari terakhir berdampak…

14 jam ago

Pemkot Dukung Ketahanan Pangan Nasional Lewat Penanaman Jagung Serentak

BOGOR - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi menghadiri agenda penanaman jagung serentak seluas…

1 hari ago

Bocor Miliaran, DPRD Kota Bogor Soroti Pajak Parkir Alfamart dan Indomaret

BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor mencium adanya potensi kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD)…

1 hari ago

Tingkatkan Response Time, Komisi IV DPRD Kota Bogor Dorong Pengadaan Mobil Rescue Damkar

BOGOR – Komisi IV DPRD Kota Bogor menggelar Rapat Kerja bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)…

1 hari ago

This website uses cookies.