Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor, Yantie Rachim bersama Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor menyambangi SDN Gunung Batu 1 dan 2 di Jalan Gunung Batu, Kota Bogor, Rabu (15/2/2023).
Kunjungan ini merupakan bagian dari program Serbukatif (Seribu Kata Positif) yang diinisiasi Jabar Bergerak Kota Bogor yang sudah berjalan sejak September 2022 lalu.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto mengatakan, Serbukatif melakukan gerakan moral yang sangat luar biasa dan di Indonesia baru Kota Bogor yang melaksanakan ini.
Pada kegiatan ini ia mengajak para siswa untuk sama-sama membiasakan, membudayakan dan mengamalkan seribu kata positif. Serta menghindari ucapan yang mengolok-olok dan kata-kata tercela lainnya.
“Ke depan saya berharap seribu kata positif ini dimasukkan ke Kurikulum Merdeka. Jadi mulai dari masuk sekolah anak-anak bertutur kata dan berbahasa yang baik. Kami pun akan mengusahakan agar dibentuk Satgas Serbukatif di setiap kelas. Anak-anak yang ditunjuk akan menjadi pemimpin perubahan agar serbukatif dapat berjalan lancar,” katanya.
Ketua Jabar Bergerak Kota Bogor, Yantie Rachim mengatakan, roadshow serbukatif di SDN Gunung Batu 1 dan 2 ini menjadi sekolah ke-11 yang dikunjungi. Kegiatan ini sudah digelar sejak September 2022 lalu, Disdik dan Jabar Bergerak Kota Bogor mendatangi sekolah-sekolah SD Negeri dan juga SD Swasta.
Yantie menuturkan, kegiatan Serbukatif ini lebih kepada pembekalan bagi siswa siswi dari kelas 1 sampai kelas 6. Pasalnya, di era seperti ini pengaruh gadget, pengaruh bahasa, pengaruh visual banyak juga yang tidak baik dan sangat mudah diserap. Ini tentu menjadi kekhawatiran bagi semua orang tua.
“Jadi kami membekali anak-anak supaya mereka menyerap kata-kata yang baik saja, menjadi anak berkarakter dan berakhlak baik. Karena percuma kalau anak-anak bisa matematika atau juara kelas tapi tidak berkarakter, tidak memiliki akhlak yang baik,” tegasnya.
Saat ini Serbukatif fokus di sekolah-sekolah dasar terlebih dahulu dan berharap bisa mengunjungi semua SD di Kota Bogor, apalagi sudah banyak sekolah yang meminta untuk dikunjungi. Ia pun senang karena kegiatan ini juga bisa bersinergi dengan Disdik yang mana nantinya akan dibentuk Satgas Serbukatif di sekolah-sekolah.
“Ini akan masuk ke kurikulum. Nanti satgasnya pake tanda pengenal dan kalau mendengar kata-kata yang tidak baik dari siswa akan diberi peringatan agar mereka dapat sanksi mental,” kata Istri Wakil Wali Kota Bogor ini.
Jakarta, 27 Maret 2025 - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung…
BOGOR - Satuan Tugas (Satgas) Pemberantasan Premanisme Kota Bogor resmi dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK)…
BOGOR - Empat hari menjelang Idulfitri 1446 Hijriah Tahun 2025, Wali Kota Bogor, Dedie Rachim,…
BOGOR – Perayaan Idulfitri 1446 Hijriah semakin dekat, menjadi momen penting bagi desainer fesyen untuk…
BOGOR — Lingkungan kerja terkadang dapat memberi pengaruh pada kesehatan mental. Pemicunya adalah beban kerja…
BOGOR — "Hanya pohon yang banyak buahnya yang akan sering dilempari batu." Ungkapan ini mencerminkan…
This website uses cookies.