Konsultasi Publik

Bappeda Kota Bogor Gelar Konsultasi Publik, Menyusun RPD 2025-2026

BOGOR – Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bogor menggelar konsultasi publik rancangan dokumen Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kota Bogor di Ballroom, Hotel Salak the Heritage, Kamis (14/12/2023). RPD ini dibuat seiring dengan berakhirnya Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Bogor di 2024.

“Hari ini forum konsultasi publik untuk rencana pembangunan daerah. Jadi ini tuh perencanaan yang dibuat di masa transisi, karena RPJMD Kota Bogor berakhir di 2024 dan kepala daerah juga berakhir di Desember 2023,” ujar Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah.

Sekda mengatakan, masa transisi ini sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri). Pasalnya, RPJMD yang berakhir di 2024 perlu dibuat rencana transisi yang dinamakan RPD 2025-2026. Konsultasi publik yang dihadiri OPD, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat ini untuk menerima masukan sekaligus mengevaluasi data serta permasalahan untuk penyempurnaan RPD.

“Jadi kami buat target perencanaan secara makro untuk dua tahun ke depan, karena tidak boleh ada kekosongan perencanaan di masa transisi ini,” tuturnya.

Ia menjelaskan, di dalam RPD tidak dicantumkan visi misi karena visi misi secara politis dilahirkan dari kepala daerah terpilih. Pada penyusunan RPD ini pihaknya hanya menentukan target kinerja. Misalnya pada indikator penurunan kemiskinan, indikator laju pertumbuhan ekonomi dan lainnya.

“RPD akan ditetapkan di Januari 2024 dengan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) dan menjadi pedoman untuk OPD membuat Renstra dan RAPBD,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana, Naufal Isnaeni mengatakan, konsultan publik RPD ini membahas arah pembangunan dan prioritas pembangunan 2025-2026 yang secara garis besar melanjutkan sesuai dengan RTRW Kota Bogor.

Beberapa rencana prioritas pembangunan infrastruktur dan penataan ruang di 2025-2026 antara lain keberlanjutan program penataan angkutan umum, keberlanjutan pembangunan Infrastruktur jalan, pembangunan sarana dan prasarana Porprov 2026, penuntasan integrasi jalur pedestrian di pusat- pusat kegiatan serta peningkatan kualitas pengelolaan persampahan dan pengendalian kualitas lingkungan dan ruang terbuka hijau.

Recent Posts

Menteri LH Minta Daerah yang Melaksanakan PSEL Siapkan Pemilahan Sampah dari Hulu Secara Masif

BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq menekankan agar daerah yang melaksanakan Pengolahan…

4 hari ago

Kembangkan Berbagai Potensi Wilayah, Sukasari Jadi Pusat Perekonomian Urban Bogor Timur

BOGOR – Kelurahan Sukasari yang terletak di Kecamatan Bogor Timur kini semakin mempertegas posisinya sebagai…

4 hari ago

Tata Wajah Taman Heulang, Pemkot Bogor Gelar Korve dan Siapkan Kawasan Kuliner

BOGOR - Dalam ikhtiar menjaga wajah kota tetap tertata dan nyaman, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor…

4 hari ago

Dedie Rachim Usulkan Moratorium Angkot Kabupaten ke Dishub Jabar

Angkutan kota (angkot) dari Kabupaten Bogor dan sebagian kecil dari Kabupaten Sukabumi masuk ke wilayah…

5 hari ago

Kelurahan Baranangsiang Siap jadi Barometer Tata Kelola Wilayah

BOGOR – Kelurahan Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, memaparkan berbagai potensi strategis yang dimiliki sebagai salah…

1 minggu ago

Menaker: Itjen Harus Cegah Masalah, Bukan Sekadar Cari Temuan

Bogor — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya perubahan pendekatan pengawasan internal di Kementerian Ketenagakerjaan agar…

1 minggu ago

This website uses cookies.