Bogor

Bahas Rencana Pinjaman, Komisi II DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Kerja Dengan Perumda Tirta Pakuan

BOGOR – Komisi II DPRD Kota Bogor, menggelar rapat kerja dengan Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor, terkait rencana peminjaman uang oleh perusahaan plat merah tersebut ke pemerintah pusat. Ketua Komisi II DPRD Kota Bogor, Edi Darmawansyah, menyebutkan dalam rapat ini, pihak Perumda Tirta Pakuan menjabarkan rencananya tersebut sceara rinci.

Rencana program dengan menggunakan alternatif pembiayaan pinjaman perbankan dan insentif NUWSP, akan digunakan oleh Perumda Tirta Pakuan untuk peningkatan SPAM Cipinang Gading. Dengan rincian Rp19,5 miliar dari Insentif NUWSP untuk IPA, pinjaman perbankan sebesar Rp25,9 miliar untuk reservoir dan jaringan perpipaan serta Rp17,2 miliar untuk perbaikan sistem pengaliran dan Rp21,9 untuk penurunan tingkat kehilangan air.

“Jadi pinjaman perbankan senilai Rp65 miliar akan diikutsertakan dalam program NUWSP dan dana insentif digunakkan untuk pembangunan IPA Cipinang Gading dengan kemampuan 100 liter per detik,” jelas Edi, Senin (25/7).

Dalam rencana pengembangan SPAM Cipinang Gading, Edi juga menerangkan bahwa potensi pelanggan yang dapat dicapai oleh Perumda TIrta Pakuan sebanyak 4.461 SR dan perumahan BNR sebanyak 1.430 SR, sehingga totalnya 5.891 SR baru.

Tentu hal teesbut menjadi potensi pendapatan yang akan didapatkan oleh Perumda Tirta Pakuan, sehingga Edi menilai rencana pengajuan ini akan menguntungkan selama tidak memberatkan APBD kedepannya.

“Tentu kami akan membahas ini lebih lanjut lagi, nemun kami yakini skema ini akan membawa dampak positif untuk Perumda Tirta Pakuan,” terangnya.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil paparan DIreksi Perumda Tirta Pakuan, pinjaman ini dipastikan tidak akan memberatkan APBD dalam hal pembayarannya. Sedangkan untuk skema pengembalaiannya diprediksi akan berlangsung selama 10 hingga 15 tahun dengan subsidi bunga sebesar 50 persen.

“Pinjaman ini diupayakan akan bisa terealisasi di tahun ini. Jadi mereka akan mempersiapkan pengajuannya, segala persyaratan jaminan dan segala rupa,” jelas Edi.

Jika menelisik keuntungan yang diperoleh oleh Perumda Tirta Pakuan selama lima tahun terakhir, Edi percaya jika Perumda Tirta Pakuan mampu untuk membayar hutang yang akan dipinjam ini. Namun, ia mengingatkan kepada jajaran direksi agar jangan sampai hutang yang diajukan tahun ini menjadi beban bagi direksi selanjutnya, sehingga perlu perhitungan yang matang.

“Secara sekilas ini sangat memungkinkan. Karena tadi sudah dipaparkan kepada komisi II. Mereka punya kemampuan sumbernya dari mana saja,” pungkasnya.

Recent Posts

Dedie Rachim Ajak Sekolah Swasta Perkuat Kolaborasi dan Daya Saing

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan sekolah swasta merupakan mitra strategis pemerintah…

17 jam ago

Penataan Kawasan Pusat Kota Bogor Menuju Kota Maju dan Berkeadaban

BOGOR - Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor meneguhkan komitmennya dalam membangun Kota Bogor yang lebih maju…

2 hari ago

YKI Kota Bogor dan RRI Bogor Perkuat Edukasi Kanker Payudara dan Serviks

BOGOR - Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Kota Bogor bersama Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia…

2 hari ago

Jelang Pembangunan JPO, Dedie Rachim Minta PKL Jalan MA Salmun Segera Relokasi

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

2 hari ago

Dedie Rachim Pastikan Penataan Lanjutan Terminal Bubulak Tepat Waktu

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim memastikan penataan lanjutan Terminal Bubulak di Jalan…

2 hari ago

Pemkot Bogor Tata Nyi Raja Permas, Pedagang Disiapkan Lokasi Usaha yang Lebih Representatif

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim didampingi Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin…

2 hari ago

This website uses cookies.