Kota Bogor

Atty Somaddikarya Dongkol Pemkot Bogor Lakukan Penataan Kawasan Ditengah Pandemi

Barayanews.co.id – Penataan kawasan yang tengah dilakukan Pemerintah Kota Bogor dikritisi Anggota DPRD Kota Bogor, Atty Somaddikarya. Kritik tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya penataan kawasan dilakukan ditengah pandemi covid-19.

Legislator dua periode itu menilai, saat ini tak sedikit masyarakat yang terkena dampak pandemi secara psikologis dan ekonomi.

“Dalam situasi dan kondisi yang sulit, banyak air mata yang tak bisa terlihat, banyak jeritan masyarakat yang tak bisa didengar, dan banyak pelaku ekonomi kelas bawah yang was-was karena harus bisa bertahan,” lirihnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengatakan, penataan kota memang dibutuhkan. Tapi rakyat saat ini lebih membutuhkan support secara mental dan psikis untul bersama melewati badai pandemi.

Selain itu, ia meminta agar pemerintah daerah agar fokus pada penataan ekonomi kecil. Dengan kata lain tidak memikirkan keuntungan segelintir kelompok yang mementingkan kepentingan sendiri.

“Rakyat tidak berhak menerima kebijakan yang salah karena akan semakin miskin, dan jangan dijadikan korban dari program penataan yang cuma mengejar setoran keuntungan kelompok tertentu, atau konspirasi proyek yang dipaksakan,” tegas Atty

Tercetus, kota yang indah dan tertata namun rakyatnya tak merasa bangga dan bahagia adalah sia-sia.

“Karena masih banyak rakyat di pinggiran kota yang perutnya lapar dan serba sulit memenuhi kebutuhannya,” kata dia.

Sebab lanjut dia, kebutuhan masyarakat tidak terpenuhi dengan hanya melihat tata kota yang indah.

“Kebutuhan rakyat tidak akan terbayar lunas dan perut mereka pun tak akan menjadi kenyang, hanya karena melihat kotanya indah dan mewah!” tegas Atty.

Ia berharap agar badai pandemi segera berlalu agar tidak ada korban yang kehilangan keluarganya akibat virus mematikan dan sebuah kebijakan yang mengatasnamakan pembangunan kota.

“Jangan ada korban dan air mata lebih banyak akibat Covid-19, yang ditambah oleh salah kebijakan dalam pembangunan atas nama penataan kota,” tambahnya.

 

Share

Recent Posts

Festival Merah Putih 2026 Dimulai, Bogor Perkuat Nasionalisme Lewat 17 Rangkaian Kegiatan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dan Sekretaris…

9 jam ago

Aklamasi di Musda XI, Rusli Prihatevy Dituntut Jaga Soliditas dan Dongkrak Kursi Golkar Kota Bogor

BOGOR - Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kota Bogor kembali menetapkan Rusli Prihatevy sebagai…

12 jam ago

Optimalkan Pemanfaatan, Tanah Pengganti Aset Daerah Jadi Lokasi PSEL

BOGOR - Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, melakukan penandatanganan Akta Pelepasan Hak atas Tanah…

17 jam ago

Pendaftaran Calon Ketua Ditutup, Rusli Prihatevy Jadi Satu-satunya Calon Ketua DPD Golkar Kota Bogor

BOGOR – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kota Bogor memastikan Musyawarah Daerah (Musda) XI…

1 hari ago

Polresta Bogor Kota Ungkap 61 Kasus Narkoba dan Amankan 68 Tersangka

BOGOR — Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Bogor Kota mengungkap 61 laporan polisi (LP) terkait…

3 hari ago

Muscab VII Hiswana Migas Bogor Raya, Pasokan BBM dan LPG Subsidi Jadi Sorotan

BOGOR — Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) DPC Bogor Raya menggelar…

3 hari ago

This website uses cookies.